Minggu, 25 September 2011

Your smile,Mine.

Masa itu,aku masih ingat.Cerah,Terang ,bersinar tanpa kelam.Kehidupanku sempurna.Tatkala kami tertawa,kebahagiaan menghampiri kami.
Berubah.Sekejap semua hilang.Takdir itu menghentikan setiap detik kebahagiaan yang kami ukir.
Ibu.Ia yang mengukirnya dengan indah.Mengukirnya dengan lembut.Mengukirnya dengan sempurna.
Mimpi.Bukan mimpi,nyatanya.Ini takdir baru yang harus kami hadapi.
Marry.Kakak nomor satuku.Pergi.Hilang.Lenyap.Ia bagaikan lupa akan kehidupan ,kebahagiaan yang telah kami ukir.
Aku ? Terdiam di gubuk menyendiri.Meratapi.Semua Hilang.
Hahh.Hilang ? Kata itu seperti singgah tak tahu aturan kemari.Ke lubuk hatiku yang terdalam.Kejadian itu bagai menghujamku berulang.


Desember,1996 ...
“Marry menjadi hak milikku.Dan Daisy akan tinggal bersamamu.Impas ? Lupakan aku .”
Aku masih ingat ,ingat sekali raut wajah itu .Air mata itu seakan tak bisa dibendung lagi.Ayah ? Aku tak pernah kenal lagi apa arti Ayah dalam hidupku.2 hari yang lalu ,mungkin , ia menganggapku anak.Tapi kini,hari ini ,Tidak.
Sebelum Marry dibawa pergi Ayah,aku sempat menitipkan sebuah kalung.Semoga ia selalu mengingat kami.Aku dan Ibu.
Ayah meninggalkan ibu.Hanya karena yaa,takdir.Ibu penderita kanker hati seumur hidup.Pilihan Ibu hanya 2.Meninggal atau Sakit seumur hidup.Kalau aku di posisi Ibu,Aku akan mengubur diriku dalam dalam. Tapi Ibu ....
“Ibu gak akan ninggalin kalian,Marry,Daisy.Ibu janji.Apapun itu “      
Dan aku masih ingat ,sepasang kalung itu.Aku tak akan melepaskannya.

Agustus 2003
Hari hari terasa berat.Tapi senyuman ibu,semangatku.
Aku benar benar telah menjadi diriku sendiri.Lulus sebagai Magister Manajemen membawaku ke kehidupan yang sempurna.Ibu.Sosok itu yang ada di benak ku.Ia masih berdiri kokoh.Sampai hari ini di acara wisuda ku.
“Nak,Ibu janji,di saat pernikahanmu dengan Tomi,Ibu akan ada dibelakangmu,dan selalu ada disini,di hatimu .Janjiiii J
Senyum itu seakan mahal bagiku .Tak terbayar.

Mei 2004..
Janji Ibu memang tak pernah ingkar.Sama sekali tak pernah.Ia hadir di tengah tengah kebahagiaan yang baru kurengguh.Aku berjanji nanti aku akan menjadi seorang Ibu yang baik.Walaupun tak sesempurna ibu..
Januari 2005..
Aku memiliki anak.Seorang putri cantik bagaikan malaikat.Ibu tak ada disampingku.
Ia sedang terbaring lemah.Jika ia ada , senyuman nya yang indah itu pasti mewarnai hari bahagia ku hari ini.
Tapi,ketika kamu mendapatkan sesuatu yang membahagiakanmu,Tuhan juga mampu memberikanmu sesuatu yang tak ingin terjadi dalam hidupmu.
Surat .Ibu selalu memberiku surat ketika kami tidak bisa bertemu.
“Dear Daisy..Be the best mom for your daughter.Believe me,your smile will become her spirit.Same like you,haa?Yes,girls ! You did it.You made your life.May i see your smile everyday,darling...? J

Hugs n kisses

Mommy,-Yoanna-

Ibu pergi.Untuk selamanya.



Dan putriku ,kuberi nama,Yoanna.





#inspiration comes 10 minutes ago



NOVEL DYNA corp |24 Septemeber 2011 | Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar