Berubah.Sekejap semua hilang.Takdir itu
menghentikan setiap detik kebahagiaan yang kami ukir.
Ibu.Ia yang mengukirnya dengan indah.Mengukirnya
dengan lembut.Mengukirnya dengan sempurna.
Mimpi.Bukan mimpi,nyatanya.Ini takdir baru yang
harus kami hadapi.
Marry.Kakak nomor satuku.Pergi.Hilang.Lenyap.Ia
bagaikan lupa akan kehidupan ,kebahagiaan yang telah kami ukir.
Aku ? Terdiam di gubuk menyendiri.Meratapi.Semua
Hilang.
Hahh.Hilang ? Kata itu seperti singgah tak tahu
aturan kemari.Ke lubuk hatiku yang terdalam.Kejadian itu bagai menghujamku
berulang.
Desember,1996 ...
“Marry menjadi hak milikku.Dan Daisy akan tinggal
bersamamu.Impas ? Lupakan aku .”
Aku masih ingat ,ingat sekali raut wajah itu .Air
mata itu seakan tak bisa dibendung lagi.Ayah ? Aku tak pernah kenal lagi apa
arti Ayah dalam hidupku.2 hari yang lalu ,mungkin , ia menganggapku anak.Tapi
kini,hari ini ,Tidak.
Sebelum Marry dibawa pergi Ayah,aku sempat
menitipkan sebuah kalung.Semoga ia selalu mengingat kami.Aku dan Ibu.
Ayah meninggalkan ibu.Hanya karena yaa,takdir.Ibu
penderita kanker hati seumur hidup.Pilihan Ibu hanya 2.Meninggal atau Sakit
seumur hidup.Kalau aku di posisi Ibu,Aku akan mengubur diriku dalam dalam. Tapi
Ibu ....
“Ibu gak akan ninggalin
kalian,Marry,Daisy.Ibu janji.Apapun itu “
Dan aku masih ingat ,sepasang kalung itu.Aku tak
akan melepaskannya.
Agustus 2003
Hari hari terasa berat.Tapi senyuman
ibu,semangatku.
Aku benar benar telah menjadi diriku sendiri.Lulus
sebagai Magister Manajemen membawaku ke kehidupan yang sempurna.Ibu.Sosok itu
yang ada di benak ku.Ia masih berdiri kokoh.Sampai hari ini di acara wisuda ku.
“Nak,Ibu janji,di saat pernikahanmu dengan
Tomi,Ibu akan ada dibelakangmu,dan selalu ada disini,di hatimu .Janjiiii J
Senyum itu seakan mahal bagiku .Tak terbayar.
Mei 2004..
Janji Ibu memang tak pernah ingkar.Sama sekali tak
pernah.Ia hadir di tengah tengah kebahagiaan yang baru kurengguh.Aku berjanji
nanti aku akan menjadi seorang Ibu yang baik.Walaupun tak sesempurna ibu..
Januari 2005..
Aku memiliki anak.Seorang putri cantik bagaikan
malaikat.Ibu tak ada disampingku.
Ia sedang terbaring lemah.Jika ia ada , senyuman
nya yang indah itu pasti mewarnai hari bahagia ku hari ini.
Tapi,ketika kamu mendapatkan sesuatu yang
membahagiakanmu,Tuhan juga mampu memberikanmu sesuatu yang tak ingin terjadi
dalam hidupmu.
Surat .Ibu selalu memberiku surat ketika kami
tidak bisa bertemu.
“Dear Daisy..Be the best mom for your daughter.Believe me,your smile will
become her spirit.Same like you,haa?Yes,girls ! You did it.You made your
life.May i see your smile everyday,darling...? J
Hugs n
kisses
Mommy,-Yoanna-
Ibu pergi.Untuk selamanya.
Dan putriku ,kuberi
nama,Yoanna.
#inspiration comes 10 minutes
ago
NOVEL DYNA corp |24 Septemeber 2011 | Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar