Minggu, 14 Februari 2016

Merah yang Takkan Padam, Putih yang Takkan Pudar

Teruntuk Rumah yang Selama Ini Membuatku (cukup) Bahagia...

Aku mengatakan cukup bukan berarti tidak bersyukur. Cukup berarti pas, tidak kurang dan tidak lebih. Maka kata ‘ cukup ‘ adalah kata favoritku akhir-akhir ini. Negara ini bukan negara yang terhebat. Tetapi, negara ini sudah memberikan kenyamanan. Belakangan ini disayangkan banyak kejadian yang mengusik kenyamanan itu.

Ketika terkadang orang mengatakan ingin ‘pindah’ atau ingin bertukar warga negara, sungguh, ucapan itu adalah ucapan yang tidak sebenar-benarnya. Mereka tak mungkin ingin keluar dari negara yang tersimpan banyak tradisi dan budaya dan mereka yang mengatakan itulah tak mungkin berpaling karena sudah mendarah daging.

Ucapan itu hanya ucapan emosi sesaat yang tak berarti apa-apa. Di sisi lain mendoakan negara ini dalam keadaan baik-baik saja selalu terselip manakala ada kejadian yang mengguncang seisi negara.

Teruntuk Indonesia yang tak akan tertekuk lemah karena satu ‘tembakan’ kecil, jangan lelah lalu menyerah, generasi muda akan tumbuh dan tumbuh pula yang bisa berpikiran cerdas tanpa harus terpengaruh dengan serangan ideologi ataupun budaya tak dikenal. Karena Indonesia tidak berdiri sendiri selama ini, fondasinya sudah dikukuhkan oleh banyak unsur yang hingga kini tak akan pernah lelah pula.



Dari Salah Satu Generasi Mudamu yang tak akan pula lelah lalu menyerah...



RED

@redinasyafril

Tidak ada komentar:

Posting Komentar