Teruntuk Hari Selasa yang Kuharap Berbaik Hati...
Selamat Pagi di pagi yang lain!!!! Ternyata 2 hari
berturut-turut menulis surat di pagi hari sungguh ampuh melawan ke-stuck-an
pikiran, kebuntuan perasaan dan ke-lemot-an jaringan. Seperti prinsip kemarin
pagi yang kukatakan karena untuk orang sepertiku (yang tidak punya jadwal
reguler semisal kuliah ataupun bekerja) harus bangun lebih awal dan menjalani
hari seperti biasanya. Ah! Yang terpenting punya things to do agar terarah dan
tahu hari ini hendak melakukan apa.
Berhubung jam 8 nanti aku akan menjalani tes online seleksi
karyawan di salah satu BUMN terbesar di Indonesia, maka izinkan aku menulis
surat yang tulus dari hatiku teruntuk hari ini, hari Selasa. Teruntuk Hari
Selasa, tadi malam aku mengalami mimpi buruk. Entah ada memori atau kejadian
yang buruk kemarin hingga terekam dan muncul di mimpiku atau entah kenapa, maka
aku mohon hari ini semoga segala urusan dipermudah dan dilancarkan.
Oh iya, hari ini kebetulan tes yang akan aku jalani
berupa kemampuan logika. Mungkin materi seperti yang pernah kupelajari ketika
masih kuliah dulu (seakan-akan aku sudah lama sekali lulusnya, padahal baru 1
bulan yang lalu gelar sarjana dikukuhkan padaku, hehe) masih teringat olehku.
Tapi, apa kabar soal matematika berpola dan sebagainya? Huah. Memang aku sudah
berlatih, tetapi rasa daeg-degan ini cukup menyesakkan dada.
Teruntuk Hari Selasa yang baik hati, doakan aku ya! Huahhh
.... rasanya bercampur aduk. Ingin cepat selesai tetapi jika dihadapi pun entah
seberapa mengerikan tes-nya nanti.
Baiklah, Hari Selasa-ku.
Aku harus bersiap-siap dulu ya. Memang model tesnya adalah online
assessment. Tapi harus dipersiapkan juga. Semoga hasil tidak mengkhianati usaha,
amin. J
Dari Aku yang Sedari Tadi Gugup Bukan Main
RED
@redinasyafril
Tidak ada komentar:
Posting Komentar