Perdebatan sengit itu mulai diakhiri dengan segelas
selasih dingin yang dikombinasikan dengan sirup pandan. Tidak terlalu suka,
tapi untuk menghargai kami menghabiskannya. Pertemuan kemarin sore menjelang
malam pukul sembilan memang diawali dengan rasa berat hati. Tapi ya, setelah bertemu
sekali lalu bercengkrama toh tidak akan meruntuhkan harga diri. Karena dengan
tatap muka dan bicara semua akan terlihat terang, tak akan ada lagi yang
ditutup-tutupi.