Pernah ada kata pergilah , pernah ada kata
menghilanglah.Tapi dua kata itu pun tak sama.Berbeda jika bukan mulut yang berkata
tapi hati ini.Ia bilang “pergi” ,ia pergi.Namun Ia bilang “hilang”,sial...dia
masih ada ,dia yang membuat kaki ini tak dapat tegak berdiri lagi.Memang tidak
bisa kulawan tapi ini ada,ada rasanya dan tetap selalu akan ada.Mau kukata aku
tidak tapi ya,selalu tak bisa dihindari.Seberat apapun upaya ini ,selalu tidak
berhasil.Dan lagi ,ia muncul lagi tapi ya tak bisa juga membuat kita bersama
,sampai kapanpun.
“Hai!”
5 tahun sudah.Ingin aku melambung.Ingin perasaan ini
kuhempaskan ke awan.Ini terlalu bahagia.Tapi tiba-tiba aku terdiam.Apakah ini
nyata?Apakah ini selalu ada,kamu selalu menyapaku?“Hai apa kabar?”Walau tak menatap matanya langsung,tapi aku terasa dekat
dengannya.Seperti ia mengucapkan langsung dan di dekatku.“Baik,Kamu?”Dan semuanya berjalan begitu saja.1 hari,2 hari,3 hari,4
hari,5 hari dan hari-hari selanjutnya.Dia ada,dia tidak semu.Bahkan ketika hari
dia mulai menyapaku dan hari-hari sebelumnya ,ia hanya bayangan yang selalu
ikut di lamunanku,setiap detiknya.Tak peduli sepedih apapun bayangannya di
benakku,tapi itu pun cukup bahagia ,kala itu.Tapi sekarang kamu memang nyata
adanya,tapi aku tetap takut suatu saat akan kehilangannya lagi.Hilang begitu
saja.“Ga ada kerjaan nih,boleh gangguin kamu ga?”Dari kalimat itu aku pikir,”Aaah,dia membutuhkanku.Tak
peduli bagaimana dia mengungkapkannya padaku ,tapi yakin kali ini hati ini
untuk kubuka kembali untuknya,ibaratnya penebusan dosaku 6 tahun lalu.
“......................................”Entah kenapa semuanya diam.Hening begitu saja.Pergikah
dia?Menghilanglah kah dia? “Selamat ya!Ada pasangan baru nih!” Pagi itu cerah.Sangat gemilang tapi tetap semuanya
tiba-tiba menjadi diam.Tanganku mulai dingin.Dan membuat semuanya kaku.
Kalimat itu,”Selamat”? ,”Pasangan baru” ?.
Ya,beberapa
hari ini dia menghilang,ternyata dia telah memulai cerita baru.Cerita baru?Lalu
aku apa?Apa maksud dari hari-hari kemarin?Sederhana memang,baginya.Tapi
bagiku,ini seperti menyusun pecahan-pecahan kaca yang berbeda dari bentuk yang
berbeda kemudian digabung dan dirangkai bersama,walau bentuknya berbeda
,rasanya,warnanya,indahnya ,ia menjadi sempurna.Sama dengan perasaan
ini.Tiba-tiba perasaan yang sudah tercampur aduk ini,dari berbagai bentuk retak
yang ada lalu terkumpul olehnya dan menjadi rasa baru yang indah.
Ya...sekarang tidak lagi.Mozaik itu bagi dihempas bebas
ke angkasa.Tidak!Bagai dilempar ke laut lepas,terombang-ambing tak jelas ,tak
berarah dan tenggelam ke dasar.Kamu ada selalu,kamu pergi begitu saja tapi tak
pernah hilang dari pelupuk mata ini ,tak pernah lenyap dari dasar hati
ini.Tenang saja,aku tahu diri.Biar aku yang menghilang..Bukan dari hidup nya
ataupun hidup siapapun,biarkan aku menghilang dari perasaan yang tak pernah
terbalas ini.Perasaan yang akan dan selalu menjadi khayalan.Dan,satu permintaan
sederhana ku,hilanglah kamu.Entah kemana kamu akan menghilang,tapi setidaknya
hilanglah dari lamunan ini,dari benak ini,dari air matamu.
Hilang,pergilah,tolong.Benak ini lelah melihatmu muncul
terus begini.Kali ini cukup semua menjadi sendu,karenamu,jadi pergilah ................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar