***
Ada kalanya ingin duduk sendiri, diam, memikirkan hal
yang tak sempat terjamah.
Ada kalanya ingin mengunci semua pintu dan membiarkan
mereka menunggu.
Ada kalanya ingin memutar kisah lama dan terduduk di
sudut ruang.
Ada kalanya berhenti tersenyum di saat sulit itu tiba,
dan menangis di saat beban itu menempa.
Ada kalanya ingin menyalahkan aku, kamu, dia, mereka,
kita, kami, semua yang sempat singgah, lalu pergi.
Ada kalanya ingin memecahkan seluruh ingatan itu,
mengubur dalam sedalam luka yang mencuat tiba-tiba.
Ada kalanya ingin menutup mata seakan itu cara terbaik
untuk lupa.
Ada kalanya ingin lupa, lupa selamanya, lupa akan luka
lama.
Ada kalanya ingin memulai dari awal lagi, merangkai
kembali, melangkahkan kaki, pergi.
Ada kalanya diri ini siap kembali menghadapi apapun itu,
karena itulah hidup, harus maju.
Ada kalanya luka lama itu cukup diam di belakang
punggung, sementara aku berlari kencang melepaskan luka yang telah lama
terkungkung.
Akan ada saatnya nanti
luka lama, sirna....
redpoem-July 5th 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar