Kamis, 04 Februari 2016

30+1

Teruntuk Kakak yang Paling Juara di antara Kami Berlima...

Berkali-kali menelpon, tak kunjung diangkat juga olehmu, Kak. Entah sibuk entah sedang apa, tumben sekali tidak merespon whatsapp-ku, telepon-ku. Hmm...Ya sudah, mungkin video yang kukirimkan 15 menit yang lalu bisa menjadi umpan bagimu untuk mendengar adikmu yang cantik ini bernyanyi selamat ulang tahun untukmu.

Oh iya, jarang sekali bahkan hampir tidak pernah aku menuliskan sesuatu yang “sweet” begini untuk keluarga, sahabat maupun temankku. Aku lebih terbiasa berbicara langsung, blak-blakan tanpa dengan susunan kalimat baku seperti ini. Maka, untuk pertama kali biarkan kemampuan seadanya ini dalam menulis kalimat baku kutuliskan di hari jadimu. Bukan bermaksud bertele-tele, tapi aku sungguh-sungguh ingin menuliskan surat ini untukmu.

Jarak usia di antara kita terbilang jauh. Tetapi, setiap bercerita, bercengkrama ringan, aku selalu nyaman dan senang jika teman berbicaraku adalah Kakak. Setiap aku bercerita hal yang tidak penting pun kakak selalu dengan riang mendengar dan merespon. Alhasil sebaliknya, aku pun senang mendengar cerita hidupmu, Kak.

Hal yang ingin kutiru darimu, Kak yaitu kegigihan, kekuatan dan keberanian. Berbeda jauh denganku yang hobi sakit-sakitan. Dan ketika aku sakit pun, kakak selalu dengan peduli membantuku. Tanpa mengeluh, tanpa memperlihatkan wajah lelah. Itu yang paling membuatku nyaman di dekatmu, Kak.

Teruntuk Kak Icha yang tangguh, setiap doaku tak pernah terputus untukmu. Kesehatan, kebahagiaan, ketenangan, dan keberanian semoga selalu menemani di setiap langkahmu. Apapun keinginanmu sekecil apapun itu, semoga terwujud. Meskipun aku terkadang geram karena hanya aku yang sibuk berdongeng tentang cita-cita dan impianku, sedang Kakak hanya mendengarkanku, tanpa menjawab ketika aku bertanya apa yang Kakak inginkan. Terkadang Kak, keinginan, harapan, dan impian semestinya kita ucapkan walaupun sudah terpakem di benak kita, tetapi percayalah ketika kita membagikan kepada orang lain, ia tak akan segan meng-amininya, Kak.

Dan semoga, tahun ini aku bisa mendengar keinginan dan harapan Kakak.

Terima kasih sudah menjadi Kakak yang paling juara bagiku, mungkin karena Kakak tertua jadi aku merasa terlindungi. Tapi, suatu saat nanti aku pun akan melindungi Kakak dan Nami. Teruslah bahagia. Tetaplah kuat. Dan Berubahlah, Kak..Menjadi seseorang yang lebih tangguh lagi.



Dari Adik Yang Selalu Mendukungmu


RED

@redinasyafril

1 komentar:

  1. Huhu..speechless..terharu..best birthday gift,Na...thanks a bunch yoo...

    BalasHapus