Selasa, 23 Februari 2016

Bercerita

Teruntuk Awan yang Pagi Tadi Menjelma Oranye..

Perjalanan 2 jam kurang tadi pagi cukup terasa singkat. Berangkat pukul 6 pagi dan di pertengahan jalan aku terbangun dari tidur sejenak. Pukul 7 pagi. Aku menengadah dan melihat dari jendela mobil. Langitnya begitu biru. Diselang-selingi dengan sekumpulan awan putih yang berbentuk berbagai ragam. Sinar matahari yang menerawang melewati gumpalan awan putih itu kemudian menjelma begitu indah.

 Bergradasi dengan warna oranye. Indah. Sungguh indah.Warna oranye itu seketika membias di antara awan putih. Sejenak, aku lalu berbicara pada hatiku. Terpikirkan berbagai rencana dan harapan. Apa yang harus kuperbuat dan yang harus kuputuskan. Kulewati lagi awan putih yang bergradasi dengan warna oranye itu. Hidup ini diciptakan begitu indah oleh Tuhan. Aku ingin pula menjadi kebahagiaan itu. Mengerjakan apa yang kita gemari, senangi dan bermanfaat menurutku itulah definisi kebahagiaan yang indah itu. Serupa dengan warna awan yang membuatku takjub pagi tadi.

Berkunjung ke rumah seorang kawan Mama, beliau lalu bercerita suatu kisah hidup. Kisah hidupnya yang persis sedang dan jauh-jauh hari kubayangkan. Lulus kuliah lalu bekerja sebagai karyawan swasta dengan embel-embel ingin memperoleh pengalaman kerja, tetapi berujung pada mengerjakan hal yang beliau sukai. Dan apa yang dialaminya ketika muda dulu tidak jauh berbeda dengan apa yang akan kulakukan dan kuputuskan kali ini.

Di akhir cerita tentang kisah hidupnya yang hanya 30 menit namun terasa panjang sekali ketika kudengar, beliau mengatakan “Dalam rentang 20 tahun ini kita harus bersusah payah, meraih apa yang kita cita-citakan dan yang terpenting mengerjakan hal yang bermanfaat dan sesuai dengan hati kita. Jika tidak sesuai, jangan diteruskan bahkan dipaksakan. Karena di umur tua nanti, kita akan menikmati hasil kerja keras ketika masa muda dulu. Jika kita tidak bahagia di masa tua kita nanti, berarti kerja keras kita kurang maksimal. Dan jangan menyalahkan orang lain. Karena keputusan ada di tangan kita.”

            Teruntuk Awan Putih yang Membuatku Terkagum...semoga keputusan ku cukup tepat. Dan Allah melancarkan segala urusanku. Amin..

Dari


RED

@redinasyafril

Tidak ada komentar:

Posting Komentar