Kamis, 11 Februari 2016

Halo Nami

Teruntuk Nami yang Kini Sudah Pintar Menulis...

Hari ini benar-benar lelah. Perjalanan pulang kemarin berakhir di tengah malam. Alhasil, waktu tidur pun berkurang dan energi berkurang karena aku harus menungu selama 7 jam karena jadwal penerbanganku yang ditunda. Kesal memang, tetapi apa boleh buat. Sabar adalah pilihan terakhir yang harus aku dan penumpang lain lakukan.

Enam menit lagi aku pun harus menjalani tes ke 4. Dan situasi lainnya adalah ketika aku harus konsentrasi, ada seorang anak perempuan yang daritadi meng”interupsi” konsentrasiku. Namanya Nami. Mungkin nama ‘Nami’ di cerita ini  beberapa kali muncul diblog ini. Aku pernah menceritakannya di tahun 2013. Aku tidak bisa kesal atau memarahinya karena ia duduk di sampingku dan sibuk berbicara, sedangkan aku tengah gugup menunggu waktu tes.

Pagi ini Nami duduk dan bercerita tentang sekolahnya. Wah, ia lebih pintar dibanding aku ketika duduk di bangku TK. Aku sedang sibuk mempersiapkan tes, ia juga tak kalah sibuk mewarnai, menulis, berhitung. Wajah lucunya tak hilang walau terlihat lesu karena masih demam.

Teruntuk Nami yang baru saja kutanyakan apakah ingin kutuliskan surat untuknya atau tidak dan ia menjawab, bolehhh....

Yuk, lekas sembuh Namii! Nanti kita bercerita lebih lama lagi dan mewarnai lebih banyak gambar lagi. Senang berjumpa denganmu lagi, Namiii J


Dari Tante Ina


RED
@redinasyafril


Tidak ada komentar:

Posting Komentar