Teruntuk Harapan yang Pupus Pagi Ini...
Pagi ini terkejut bukan main. Setelah lulus sebulan yang
lalu dan mencoba peruntungan, tadi pagi doa itu terjawab. Doa untuk diterima
oleh perusahaan besar. Doa yang dapat menjawab pengharapan. Doa yang dapat
menjadi langkah baru. Awalnya, gembira bukan main walaupun masih pada tahap
awal. Tapi tak mengapa, mencoba dan membuahkan hasil rupanya berbeda rasanya.
Dari sekin ribu orang, pastilah harapan digantungkan dan
tak lupa usaha diupayakan. Tetapi sebelum itu yang aku pikirkan, banyak
penghalang yang dihadapi. Berjanji akan pulang dan tiket pulang sudah di tangan.
Bertepatan dengan hari itu. Apa boleh buat? Mundur adalah pilihan pertama yang
terlintas, tapi ada rasa ingin mencoba, rasa ingin berjuang terlebih dahulu.
Tetapi, pertanyaan selanjutnya berapa persen keyakinanku?
Teruntuk Harapan yang sangat kuharapkan dan pupus pagi
ini, setidaknya kamu berikan energi baru hari ini dan menjadi energi untuk hari
selanjutnya. Ya, tak mengapa. Setidaknya mencoba. Terima kasih telah sedikit
memberikan senyuman pagi ini. Di lain waktu, aku tak akan lelah mencoba.
Teruntuk Harapan lain yang penuh harapan, aku akan
berusaha keras lagi di waktu depan. Aku tak akan berhenti tentunya. Karena
harapan yang pupus pagi ini benar-benar membangunkanku untuk tidak lengah. Ya,
tentu saja...karena masih ada jalan lain!
Semangat !
Dari Aku yang Tak Pernah Berhenti Berjuang
RED
@redinasyafril
Semoga menjadi pilihan terbaik
BalasHapusSemoga menjadi pilihan terbaik
BalasHapus