“Mendekatkan
yang jauh, menjauhkan yang dekat. Filosofi ini bagai membisik perjalananku sore
ini.”
***
Semuanya terasa dekat. Bahkan dapat dijangkau olehku yang
terkadang mengatakan pada diri sendiri “Ah, jauh kalo kesana...” atau “Cari tempat lain dong, jangan kesana, ribet
arahnya”. Dulu, aku berpikir naif. Sekarang, ketika mencoba membuka setiap
jendela yang ada, kini terasa nyata. Entah kenapa berjalan sejauh ini tak
melelahkan sama sekali. Udara hari ini tenteram, menenangkan semua kegundahan
yang kutinggal sejenak. Ingin sekali sejak lama merasakan hal seperti ini.
Berjalan kaki sejauh mungkin dan tidak memikirkan kesulitan yang akan dihadapi
nanti adalah hal yang luar biasa yang kulakukan hari ini. Sore ini aku merasa
bangga pada diri sendiri, karena seringkali aku mengatakan pada orang lain
bahwa di luar sana banyak orang yang tertawa palsu dibalik beban hidup mereka.
Ternyata, mereka yang tertawa paling keras adalah mereka yang sedang menghadapi
derita (menurut sebagian orang). Kini, di sini, akulah yang menjadi ‘mereka’.
Mencoba tertawa untuk sekedar ingin lupa sesaat semua beban, kesedihan,
kesulitan, cobaan, dan apapun itu. Sore ini sungguh indah. Aku menganggumi
udara, awan, dan seliweran orang yang nampak bahagia. Obat yang sungguh manjur
bagiku. Jujur, belakangan ini, aku tidak mampu berpikir jernih. Pikiran yang
terasa berat tertumpu di pundak ini. Andai mereka tahu, aku juga peduli. Aku
memikirkan mereka yang kini menjadi ‘masalah bersama’. Ini bagai tantangan
bagiku, karena tak mampu merangkai kata-kata sebagaimana mestinya. Aku sadar,
ini bukan tempat yang kujadikan sebagai tempat curhat atau pelampiasan amarah
atau pelampiasan kesedihan. Tapi, biarkan aku beberapa hari ini mengungkapkan
air mata kepada sebuah untaian kalimat, yang mungkin sebagian orang berpikir “Cerpen
ya cerpen, jangan curhat”. Tapi, aku ingin dipahami, tolong pahami aku.
Tetap, Bandung sore ini, aku benar-benar kagum. Aku
bersyukur telah menyadarinya kini. Walau terlambat. Lain waktu, aku akan
mencari sesuatu yang bisa kukagumi, Bandung...
June, 11th 2015
RED
#NulisRandom2015 day 12
Tidak ada komentar:
Posting Komentar