Rabu, 17 Juni 2015

(ia) Masa Lalu

“and no one’s care, there’s no one there.”
***

Bagai mantra yang menyulapku untuk hidup dengan ketidakpercayaan. 
Benar adanya, bahwa mempercayaimu, menantimu bagai tak ada arti karena kamu pun tak kunjung kembali. 
Dalam waktu sehari saja kita berubah, tak saling bertegur sapa, bahkan tak saling mengenal, mungkin. Kini langkah ini terasa mantap. 
Meninggalkan semua dan kuharap tak akan lagi ada sisa. 
Tak peduli kalimat ini dibaca olehmu atau tidak, tapi kini aku yakin di sana kamu benar-benar sudah baik-baik saja. 
Buktinya, sapaanku tak kunjung kamu hiraukan. 
Padahal aku ingat betul, kamu tidak pernah melupakanku. 
Di satu sisi aku rindu, di sisi lain aku bersyukur. 
Bersyukur karena ternyata kamu telah berhasil lupa tentang semuanya. 
Terima kasih sudah mampir dan singgah sejenak lalu tak tinggal. 
Benar adanya, ketika kita sibuk memikirkan seseorang, menerka sedang apa dia, apakah dia masih terluka karena kesalahan kita pada waktu lampau, kita juga mesti ingat, apakah dia memikirkan kita? 
Apakah dia masih terluka karena kita?
Jangan terlalu lama tenggelam pada satu perasaan, kawan. 

Berdiri tegak, karena ia hanya masa lalu. 

Kalau kamu masih menunggu ia hingga kini, waktumu terbuang percuma sungguh. Ia peduli ketika ia ingin. 
Tapi jika sampai sekarang tak kunjung muncul? Ia tak akan lagi peduli, bahkan tak lagi ingat.


June, 17th 2015


RED

#NulisRandom2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar