Teruntuk kunjungan dua teman dari Sumatera...
Pagi ini masih menulis dengan jadwal yang sama seperti
kemarin karena jadwal kuliah yang selalu sore hari. Untuk kali ini, aku ingin
menulis surat untuk kedua teman yang baru aku kenal selama beberapa hari ini.
Selamat pagi teman baru-ku dari Jambi dan Lampung! Hehe. Tadi malam 2 teman
mengisi kekosongan kamar kos ini. Kami bercerita banyak tentang siapa kami, apa
yang kami kerjakan, apa yang kami lalui, bagaimana kehidupan kami sebelum
akhirnya menghadapi dunia baru di dunia perkuliahan (lagi).
Dari setiap pertemuan, aku paling suka momen seperti ini.
Bertemu dengan orang baru, saling menceritakan dan saling mendengarkan bagaimana
kota asal mereka dan mengetahui banyak hal yang baru pula dan terdengar unik
yang akhirnya berakhir dengan gelak tawa karena cerita dari mereka. Bukan
karena “keanehan” dari perbedaan setiap cerita itu tapi karena keunikan dari
setiap kisah yang mereka bagikan di pertemuan yang mendekatkan kami.
Dan setidaknya setelah gelak tawa itu, tadi malam aku juga
mendengarkan beberapa potongan kisah yang mengubah sudut pandang terhadap
orang.
“Seburuk-buruknya
orang, ia tidak akan lupa siapa dia, siapa keluarganya, dan siapa yang paling
ia sayangi. Sekejam-kejamnya orang, ia pasti ingat kemana ia pulang.”
Juga kalimat ini, “Kita
hanya perlu menghargai orang, tak perlu mengusik dan tak perlu terusik. Just
deal your own life.”
Teruntuk 2 teman superku (hehe), semangat untuk 2 tahun
ke depan, semangat buat kita untuk bertahan di perantauan. Semoga kita tangguh
dan bertahan di dunia yang katanya kejam ini. Hahaha. See you at class! (hehe)
Dari
RED
Tidak ada komentar:
Posting Komentar