Selasa, 12 Mei 2020

Tentang Pukul Empat


 ”Jika kehilangan rasa pada diri, mulailah temukan dalam sebuah perjalanan. Boleh jadi yang memberikan makna pada hidupmu bukan yang biasa dijalani, namun yang asing tak segan berbagi  makna walau dalam, sesaat.”
*

Memanggilmu.
Bahwa bangunlah.
Bangunlah, lebih baik dari tidurmu.

Memanggil mereka.
Agar yang kau kejar tak akan terlambat.
Kejarlah yang perlu agar segalanya tepat.

Memanggilnya.
Dicoba lagi memanggilnya.
Pada jalur lima.
Pukul empat.
Ditinggalkan segala yang biasa.

Untuk menemukan yang mungkin saja membuat bahagia.
Tak lupa memikul bawaan.
Memastikan segala dalam kehangatan.
Sembari menunggu.
Yang pergi dan yang akan berlalu.
Terpikir dia telah terbangun.
Tapi nyatanya belum.

Mungkin saja ia masih terlelap.
Pada suatu fajar, yang gelap.

red            
12052020


Tidak ada komentar:

Posting Komentar